CARA PANEN SARANG WALET AGAR POPULASI SEMAKIN BERTAMBAH


SARANG WALET


CARA PANEN SARANG WALET AGAR POPULASI SEMAKIN BERTAMBAH-Akhir akhir ini banyak didapat usaha budidaya burung wallet baik di desa maupun didalam kota.

Banyak masyarakat indonesia berbondong bondong membuat rumah walet.

Ada yang membuat rumah walet dengan memanfaatkan kamar kosong dan ada juga yang membuat rumah walet yang di bangun dari awal dengan desain tertentu sesuai dengan desain gedung walet pada umumnya.

Menurut bapak budiman dari situs website duniawalet didalam artikelnya menyatakan bahwa banyak pegawai negeri sipil mulai membuat rumah walet untuk investasi ketika mereka sudah pensiun.

Jadi mereka berbondong bondong membuat rumah walet dikarenakan harga sarang walet memiliki harga yang cukup mahal.

Sarang walet memiliki harga yang mahal karena ManfaatSarang Burung Walet Dalam Mengobati Penyakit Cukup banyak dirasakan.

Ketika mereka sudah mulai menggeluti usaha budidaya sarang walet terkadang mereka bingung bagaimana cara panen sarang walet agar populasi semakin bertambah.

Pertanyaan tersebut sering muncul dikarenakan mereka khawatir takut salah dalam hal memanen sarang walet dikarenakan takut burung walet didalam gedung nya stress dan pergi meninggalkan sarang yang telah dibuatnya.

Sebenarnya jika burung walet sudah merasa nyaman didalam gedung walet yang telah dipilih untuk membuat sarang maka mustahil burung walet itu pergi karena sarangnya di ambil.

Cuma yang jadi permasalahan adalah jangan sampai anda salah dalam memilih sarang walet yang akan di panen.

Jangan sampai anda merampas sarang walet yang belum pernah ditempati bertelur dan menetaskan anak.

Karena hal tersebut membuat populasi didalam rumah walet anda menjadi lambat.Sarang walet biasanya dipanen ketika rumah walet sudah berusia kurang lebih satu tahun.

Karena pada umumnya rumah walet yang berusia minimal satu tahun ini  sudah cukup memiliki banyak populasi burung walet didalamnya.

Cara panen sarang walet agar populasi walet semakin bertambah adalah dengan cara menggunakan sebuah alat yaitu staples sebagai penanda sarang.

Staples pada umumya digunakan untuk memasang spanduk penjualan atau banner penjualan di depan toko.

Namun staples kali ini kita gunakan untuk menandai sarang walet yang belum pernah di gunakan untuk bertelur dan membesarkan anak.

Jadi ketika kita masuk kedalam gedung untuk melakukan pengontrolan maka kita juga bisa melihat apakah ada sarang yang baru di buat oleh burung walet.

Ketika anda mendapatkan sarang burung walet yang baru maka langsung saja anda tandai menggunaka staples tersebut.

Jadi cara panen sarang waletnya adalah,ambillah sarang walet yang sudah kita tandai menggunakan staples dan sarang walet tersebut sudah di gunakan burung walet yang sudah di tempati bertelur hingga anak burung walet itu terbang.

Ketika anak burung walet sudah terbang maka anda sudah boleh mengambil sarang walet yang sudah di tandai menggunakan staples.

Dengan cara panen sarang walet seperti ini maka bisa di pastikan burung walet didalam rumah walet anda semakin bertambah.

Karena sang induk burung walet akan kembali ke bekas sarangnya dan memulai membuat sarang kembali dan ketika anak burung walet sudah mulai masuk masa produksinya maka sang anak burung walet akan membuat sarang di dekat sarang induknya.

Kekurangan apabila sarang walet tidak di panen adalah burung walet itu tidak mau membuat sarang baru.mereka akan langsung bertelur di sarang lama.

Selain bentuknya yang kurang di sukai pembeli sarang walet harganya pun di hargai murah dengan alasan sarang walet kotor dan berwarna keruh.

Jadi kesimpulan dari artikel mengenai cara panen sarang walet agar populasi semakin bertambah adalah gunakan tehnik menandai sarang yang baru di buat.

Semoga artikelnya bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel